23 Feb
Posted by: Maruf Kasim in: Uncategorized
Oleh Ma’ruf Kasim
Kawasan hutan mangrove adalah salah satu kawasan pantai yang sangat unik, karena keberadaan ekosistem ini pada daerah muara sungai atau pada kawasan estuary. Mangrove hanya menyebar pada kawasan tropis sampai subtropics dengan kekhasan tumbuhan dan hewan yang hidup disana. Keunikan ini tidak terdapat pada kawasan lain, karena sebagian besar tumbuhan dan hewan yang hidup dan berasosiasi di sana adalah tumbuhan khas perairan estuary yang mampu beradaptasi pada kisaran salinitas yang cukup luas.

sumber foto : tropical-island.de
Kita tidak akan membahas lebih jauh tentang kondisi biologi dan ekologi hutan mangrove, namun kali ini saya mencoba memberikan suatu gambaran singkat tentang konsep Ecotourism (Eko-wisata) pada kawasan mangrove.

Eko-wisata dewasa ini menjadi salah satu pilihan dalam mempromosikan lingkungan yang khas yang terjaga keasliannya sekaligus menjadi suatu kawasan kunjungan wisata. Potensi yang ada adalah suatu konsep pengembangan lingkungan yang berbasis pada pendekatan pemeliharaan dan konservasi alam. Konsep ini sangat unik dengan pengembangan dan pelibatan sector management yang terpadu serta seluruh stakeholders’ yang terkait. Namun pada prinsipnya cukup sederhana dengan pola management lingkungan yang rill.
Konsep tersebut tidak akan terlepas dari:
1. Penataan Lingkungan Alami.
2. Nilai Pendidikan (Penelitian dan pengembangan).
3. Partisipasi Masyarakat Local dan Nilai Ekonomi
4. Upaya Konservasi dan Pengelolaan Lingkungan.
5. Minimalisasi Dampak dan Pengaruh Lingkungan (tentunya dengan beberapa strategi khusus).

sumber foto :courses.washington.edu
Lantas mengapa mangrove sangat potensil bagi pengembangan konsep eko-wisata ini ?. Jawabannya ada pada kondisi mangrove yang sangat unik serta model wilayah yang dapat di kembangkan sebagai sarana wisata dengan tetap menjaga keaslian hutan serta organisma yang hidup disana.

sumber foto : adventureantigua.com
Untuk mudahnya kita bisa melihat beberapa contoh pengembangan kawasan wisata yang berbasis pada pemeliharaan lingkungan itu sendiri. Suatu kawasan akan bernilai lebih dan menjadi daya tarik tersendiri bagi orang jika di dalamnya terdapat suatu yang khas dan unik untuk di lihat dan di rasakan. Ini menjadi kunci dari suatu pengembangan kawasan wisata. Lebih jauh pada kawasan mangrove, dengan estetika wilayah pantai yang mempunyai berjuta tumbuhan dan hewan unik akan menjadi daya tarik tersendiri. Yang lebih penting lagi adalah nilai ekonomis, ekologis dan pendidikan yang sangat besar yang ada di kawasan hutan mangrove.
Promosi pengembangan hutan mangrove sebagai kawasan ekowisata harus lebih terpusat pada ketiga nilai tadi, tentunya dengan melihat pula keseimbangan ekologis dari seluruh potensi tadi.

4 Responses
Meity Mutiara L
27|Feb|2006 1Mengenai EcoTourism di kawasan Mangrove, seperti apa yang sudah dipaparkan pada artikel diatas. Sepertinya mirip sekali dengan konsep yang ada di Bintan Beach International Resorts. Lokasi resorts ini berada di Bintan Utara Propinsi KepRi. Sebagai salah satu optional tour activity yang paling diminati dikawasan BBIR, Mangrove tour ini sudah berhasil meraih PATA GOLD AWARD.
Ma'ruf
27|Feb|2006 2Bener saya melihat resort ini mengembangkan salah satu paket ecotourism. Namun semoga tidak hanya memanfaatkan kekayaan dan keindahan Mangrove tetapi turut aktive dan upaya pemeliharaan, perlindungan Hutan mangrove dan kalau mungkin dengan pembinaan masyarakat setempat (hutan mangrove tersebut) dan upaya pemeliharaan salah satu kekayaan terbesar di alam Tropis Indonesia.
Selamat Semoga dapat di ikuti dengan yang lain.
mokapog centre
05|Nov|2009 3Yth Pa’Maruf Kasim…Assalamu’alaikum WW ,Artikel ini
sangat menarik,saya sangat berterima kasih apabila
diizinkan untuk membuat link di Fb Mokapog centre
mengingat tulisan-tulisan di block ini sangat relevan
dengan permasalahan yang dihadapi Kabupaten Bolaang
Mongondow Utara sebagai daerah yang baru dimekarkan,yang
notabene adalah daerah pesisir. Fb yang saya asuh
dimaksudkan untuk berkontribusi dalam mengkomukasikan
masalah-masalah pembangunan daerah dan syukur bila dapat
menginspirasi para stakeholders di daerah.
Semoga sukses selalu,…….Salam’
Maruf Kasim
11|Nov|2009 4Silahkan makasih
salam
Leave a reply
Search
Calendar
Tags
Belajar dari Jepang dalam Memanjakan Alam Dugong di desa Coremap Dugong Indonesia : Konservasi yang jalan di tempat Estuary : Lingkungan unik yang sangat penting Kawasan Mangrove dan Konsep Ecotourism Keanekaragaman Hayati Laut Kehidupan Pesisir Batuan Kenali Padang Lamun untuk di Lindungi Mengenal Diatom Mengenal Dugong Mengintip Keindahan Diatom Nyanyian Kematian Pantai Berpasir Pantai Kita Penyu Laut, Hewan cantik yang tergusur Pola Percampuran Estuary Rehabilitasi Mangrove Rumput Laut seagrass seagrass bukan alga Strategi Penyelamatan SDA Tripneustes gratillaArchives
Recent Comments
Recent Posts
Categories